Masih fungsional-kah mesin fax?

Di saat teknologi internet berkembang secara luar biasa dan mencengangkan, email terasa begitu dominan peranan-nya dalam hal korespondensi. Apalagi sekarang dipicu dengan push mail, blackberry service dan layanan email super-cepat lainnya. Dalam email memungkinkan kita mengirimkan banyak hal: file word-sheet yang berlembar-lembar, gambar dengan resolusi tinggi, file audio atau video yang di-kompress atau berupa link download, dan dokumen elektronik mutakhir dalam bentuk pdf. Komplit, tidak ada lagi yang tersisa. Lalu apalagi yang bisa kita harapkan dari pengiriman dokumen melalui fax?

Nyatanya mesin fax tak benar-benar mati. Ia masih saja diproduksi dengan memadukannya dengan berbagai teknologi terkini. Ia dipadukan dengan printer dan scanner. Ia juga dapat dikirimkan melalui nomor GSM, dengan perangkat tersendiri. Ia juga dapat dikirimkan melalui laptop atau PC, dan hanya membutuhkan sambungan kabel telpon. Dan terakhir, ada layanan pengiriman dan penerimaan fax secara online. Dokumen fax tadi akan tersimpan dalam bentuk email. Hey, bukankah ini hal yang menarik?

Dan ini sebagai pertanda bahwa pengiriman dokumen melalui fax masih betul-betul dibutuhkan. Kita tak bisa benar-benar meremehkan hal ini. Lihatlah dalam box berisi kartu nama relasi teman-teman anda. Perusahaan tempat mereka bekerja selalu saja mencantumkan nomor fax di samping nomor telepon mereka. Bahkan sering 'zonder' alamat email.

Saat ini, kita belum bisa mengandalkan sepenuhnya koneksi internet, dimana email harus diterima dan terkirim melalui-nya. Masih banyak relasi-relasi dan teman-teman kita yang hanya bisa menerima dokumen yang kita kirim melalui mesin fax. Bahkan pengaduan atau complain dari customer service operator seluler -seperti yang kemarin saya alami -disarankan dikirim lewat fax! Sekali lagi, ini tentang customer service operator selular.

Saya kira untuk sepuluh tahun ke depan, fax masih sangat dibutuhkan oleh kita. Mungkin malah akan berkembang dengan berbagai alternatif baru yang tidak kita duga sebelumnya.


This entry was posted on 06.19 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: